CLICK HERE FOR FREE BLOG LAYOUTS, LINK BUTTONS AND MORE! »

Cerita tentang gerimis

http://ceritagerimisdanhujan.blogspot.com
blog ini dibuat sebagai awal dari sebuah status kehidupan baru, singel. yupz, sebuah pilihan untuk menjadi seorang singel setelah rancangan mimpi indah yang dirajut bersama selama 5 tahun 11 bulan 22 hari.

nyesel? jelas.
kecewa? udah pasti.

tapi hidup ga berhenti saat itu. waktu terus berjalan. Blog ini lahir sebagai peringatan sakit hati itu. menjadi lembaran hidup baru karena wanita itu diciptakan dengan kelembutan dan kekuatan yang berbanding lurus.

Gerimis selalu mengawali setiap hadirnya hujan, but not only juga karena terkadang hujan deras tiba-tiba datang tanpa ada tanda yang mengawalinya.

Mungkin itu juga yang mengawali niatan untuk memulai menulis blog ini 'cerita gerimis dan hujan' dua hal yang tak bisa dipisahkan namun dapat datang sendiri-sendiri juga.

Semoga awalan ini menjadi hal yang baik nantinya.
Semoga.


Thursday, 27 November 2014

Apa kabar kamu?

Mungkin memasuki usia seperempat abad menjadikan pikiran makin tidak rasional. Kalo dulu ada batasan jelas antara benar dan salah,kemudian memasuki ritme hidup dimana ada golongan abu abu,saat ini rasanya aku sedang masuk ke ritme mencari kebenaran untuk suatu tindakan yang jelas salah jika diukur logika. Mengingat tentang logika,kalo aku mah jadi ingat pelajaran matematika dulu. Ada pembahasaan matematika yang  aku suka tentang logika,pembahasan tentang benar dan salah,cuma pada saat ada pembahasan itu terkadang kita terjebak pada pencarian kebenaran.
Uffhh...
#ada yang mau disampaikan mon?

Iya,ada perasaan yang harus aku sampaikan. Kamu tau kenapa aku tak memilih awan untuk tetap menemaniku? Itu karena dia tak bisa memberikan kegombalan yang kadang masih aku rindukan. Aku sedang mengalami sesi kesepian. Padahal saat ini seharusnya aku bisa menulis tentang cerita kebahagiaan. Jingga hadir kembali menawarkan cerita indah. Aku bahagia. Sungguh luapan kebahagiaan itu tak bisa aku ungkapkan.
# ada yang mau kamu sampaikan mon?

Dalamnya laut dapat diukur,sayangnya dalamnya hati cuma kita dan pencipta yang tau. Ungkapannya mungkin lebih tepat ketika kita mengingat mbah grandong sujiwo tedjo,kita bisa memilih untuk menikahi siapa,cuma kita ga akan pernah tau kita mencintai siapa. Adil? Hanya Tuhan yang bisa berlaku adil,kita hanya bisa berusaha untuk berlaku adil. Selanjutnya selalu ada kerikil berbentuk keritikan pedas atau justru kaum pro yang mendukungnya. Cuma satu alasan yang mau aku ungkapkan disini. Aku jadi teringat kenapa aku begitu mencintai sosok jingga. Pernah ada bayangan orang lain yang tak bisa aku kejar disana. Perbedaannya terlalu jauh. Seorang kawan malah mencoba mengingatkan,"kalo lo masih siap ketemu dia,lo harus ngejauhin perasaan lo. Lo inget,masih banyak cowo di luar sana yang sepadan!"
Banyak memang yang mengejarku,tapi yang sekedar main- main pun tak kalah banyak. "sadar cuyyy,lo pikir dia serius sama lo? Lo cuma lagi kesepian,tau-tau ada sosok yang dateng lagi"
Entah. Semoga saja perasaan ini tak lagi berkembang. Mungkin dia hanya menganggapku sebagai anaknya. Who know?

Salam mO.oca
"ujian sebelum melangkah ke tanah yang spesial kadang lebih tajam dari tebing sekali pun. Harmoni antara pikiran,iman dan kemaluan. Finalnya cuma ada di kamu"

Monday, 27 October 2014

Howdy cinta?

Tak seberapa lama kita menjalani hubungan,
Bukan pula seberapa jauh persiapan yang telah dilakukan,

Hubungan itu bukan masalah lama dan kenyamanannya,bukan juga bicara mengenai rentang waktu dan usia. Tapi ini membicarakan tentang cerita kita,kamu dan aku mengenai keputusan hidup. Kenapa bukan masalah waktu? Oke,aku jelasin ya,ini adalah perkara bagaimana keputusan yang harus dibuat,dijalankan,diputuskan. Kalo kamu beralasan mengenai waktu pengenalan yang terlalu sebentar,aku rasa selamanya dalam perjalanan menjadi teman hidup itu tak pernah ada kata cukup. Pikirkan saja,bagaimana kita bisa menyatukan dua isi kepala yang jelas berbeda gen,identitas,dan seterusnya. Selamanya aku dan kamu tak pernah sama,tak pernah ada kata sepakat. Bukankan untuk bersama itu tak harus sama kawan!

#mon,are u okay?

Hahahaha,pembicaraan kita terlihat serius yah? Iya sih,aku memang sedang berfikir untuk tidak menghentikan mimpiku. Mulai berfikir untuk mendetailkan hidup,aku rasa sudah saat nya aku menyusun kembali runtutan hidupku. Dua tahun sudah cukup kan untuk menyelesaikan sesuatu yang tak jelas. Ups.. Aku ralat,aku meralat kata tak jelas adalah ungkapan mengenai mimpiku. Aku sudah ada disini,lebih baik mulai memfokuskan diri. Memulai usaha untuk berdedikasi untuk negeri ini. Aku bukan orang yang sempurna,bukan juga orang yang pintar,tapi hanya memanfaatkan peluang yang ada. Semoga saja aku jeli untuk melihat peluang itu,hahahaha..

#lakukan apa yang bisa membuatmu bahagia mon,ceritakan pada dunia bahwa semua bisa kamu lalui...

Asalkan kamu tidak melarangku untuk berhenti bermimpi,aku rasa aku bisa menjalankan hidup ini. Selesaikan apa yang bisa aku selesaikan. Bukankah itu yang seharusnya dilakukan?
Belajar ikhlas pada satu cerita hidup,memulai cerita hidup baru. Kalo kata iyem,"kamu harus belajar cuek,ga perlu mengaktifkan radar hati dulu,lakukan apa yang mau kamu lakukan.."

So far,I'm fine till now. Yes,I'm fine.

.:salam mo.Oca si payung merah:.
d".b